Hidup Itu Tentang Memberi Arti

hidup-itu-tentang-memberi-arti
“Mbak Noni, mau tanya-tanya tentang parenting dong. Bisa kan? Kantorku mau bikin seminar parenting nih..”

“Noni, sharing dong, gimana biar produksi ASI banyak meskipun ditinggal kerja?”

“Saya rajin baca blognya Bu Noni lho.. Silent reader. Kalau urusan teknik parenting, ah saya yakin Bu Noni pinter.”

“Aku tu pembaca blogmu. Karena parentingnya praktik langsung dan enggak idealis-idealis gitu. Jadi pas sama kenyataan.”

 

Ahh sekalipun hanya percakapan biasa, atau saling bertukar message sederhana. Itu sudah mampu membuat hati saya bahagia. Senang ketika apa yang sudah saya tulis dan bagi itu bisa menginspirasi orang-orang. Padahal sebelumnya, siapa sangka Noni yang anaknya slengean, berantakan, enggak telaten, enggak sabaran, ternyata bisa juga nulis bertemakan parenting.

Yah, anak itu mengubah segala. Dan karena anak saya belajar sabar dan lebih kreatif. Serta kembali menulis, kembali ngeblog, kembali berbagi. Berusaha untuk menginspirasi. Read more

#1000BooksForKids: [Review Buku] Poptastic Jungle – PopUp Book

Reading Friday kali ini mau bahas buku barunya Luna. Pop up book. Yeay!

Super excited banget pas saya nunggu buku ini sampe. Lunanya sih masih pasrah-pasrah aja ya, mau dibeliin buku apa aja sama Ibuknya. Yang penting lucu.

Dan syukurlah saat buku ini sampe, Luna juga sama excitednya dengan Ibuknya. Amazed dengan tiap-tiap halaman yang menyajikan gambar binatang terlihat hidup. Saking excitednya, setiap buka halaman baru, dia harus cium binatangnya satu-satu.

“Alo Ajah… Cium.”
“Alo Aiau… Cium.”
“Alo Yuyung… Cium.”

*jadi anakku itu ngomong apa hayo?? Hanya orangtuanya dan Tuhan yang tahu. Hahahaha…*

***

Oke, jadi seperti ini bukunya.

review-buku-poptastic-jungle

Judul: Poptastic Jungle
Penerbit: Igloo Books Ltd. (England)
Tebal: 10 halaman (setiap halaman rangkap 2 lembar kertas)
Hard cover

Read more

Tips Menghadapi Anak Egois

tips-menghadapi-anak-egois-1

Sejak usia 2,5 tahun Luna udah mulai egois. Kalau egois dan posesifnya kumat pas di luar ketika berinteraksi dengan orang lain selain keluarga inti. Huhuhu… sungguh menguras emosi lahir-batin buibu.

Tapi egois-nya Luna ini tidak berhubungan dengan kepemilikan barang atau makanan. Dia jarang banget enggak mau berbagi tiap bawa makanan, dan biasanya mau bermain bersama sekalipun kadang pernah juga enggak ngebolehin mainannya dipegang orang lain. Tapi untuk kedua hal itu jarang dramanya.

Nah, yang paling drama adalah perkara kepemilikan orangtua.

Iya, Luna tu posesif banget sama orangtuanya. Misal ya, saya meluk/nyium Si Bapak, atau sebaliknya. Dia bakal protes dan berusaha melepaskan kami berdua dengan teriak, “Apak tuuu….” (bapakkuu..) atau “Apak Naa yoo..” (bapaknya Luna yoo..)

Lalu pas di warung tetangga saya bantuin anak kecil yang pengin ambil cokelat. Luna langsung lari dan meluk kaki saya sambil nglirik si anak dan ngedumel, “Abuk tuu…” -____-

Dan yang paling menguras emosi adalah saat saya bantuin kakak sepupunya ngambil mahkota Frozen di atas lemari. Bukan cuma meluk kaki, protes, atau posesif aja dia. Tapi juga nangis kejer. “Ndak ilehhh…. Abuk Naa…” (enggak bolehh… Ibuknya Luna..) Read more

#SimplyCooking: Resep Mommade Cookies

Resep Mommade Cookies

Helloss… Its me, Nadia again! Guestpost tetap tiap Selasa di blog Ibuknya Luna. Hohoho…

Tapi kali ini Selasa Sehat non-smoothie ya.. Sengaja pake hestek #SimplyCooking, hestek yang biasa dipake si empunya blog ini tiap posting foto-foto masakannya di Instagram. :)))))))

Jadi, tahun 2016, saya mencanangkan akan ikut kelas untuk melatih life skill. Minimal satu kelas dalam satu bulan. Alhamdulillah, tengah Januari saya berkesempatan ikut kelas membuat cookies lewat workshop #LearnmeLoveme yang diselenggarakan @eatme.loveme sebuah cake artistan yang lagi naik daun di Jogja.

Saya adalah penggemar berat cookies! Berat berat berat! Dulu saya bisa beli Goodtime (eits, sebut merek buat contoh gapapa ya :p) hampir setiap hari. Standard saya ya itu, cookies pabrik. Nggak ada yang salah dengan itu, terjamin higienis kok tulisannya. Hanya aja, setelah saya coba rasa cookies rumahan yang baru selesai dipanggang. Rasanya seperti surga, and I won’t go back.

Saya jadi punya cita-cita baru, kalau anak-anak saya kelak, akan lebih sering dibekali makanan dan kue yang dibuat sendiri sama ibunya. Sesekali boleh jajan, tapi mereka sudah punya standard tinggi, kalo buatan ibu mereka di rumah lebih surgawi. Hihi… Aamiin aamiin. *calon suami mana calon suami*

Dan ternyata bikin cookies itu gampang pake bangettt. *Oh My God, kemana aja, Nadddd* Read more

I Am HOPE, Harapan yang Tidak Pernah Padam

I Am HOPE, Harapan yang Tidak Pernah Padam

Kanker adalah penyakit mematikan nomor 2 di dunia. Siapapun yang mendengarnya pasti akan terduduk lemas. Denial. Marah. Mempertanyakan nasib pada Tuhan. Hingga akhirnya pasrah dan berjuang.

Itu yang saya lihat dulu dari raut wajah orangtua, ketika mereka mendengar bahwa Bapak terkena kanker kelenjar getah bening. Berbagai pengobatan dilakukan demi Bapak tercinta sembuh, sehat, dan bisa aktif bekerja lagi. Hingga akhirnya kami menyerahkan semua penanganan pada dokter, operasi dan kemoterapi.

Semua doa dan harapan digantungkan. Berdoa supaya Bapak segera sehat dan bisa main badminton lagi, supaya Bapak yang saya kenal sebagai lelaki yang kuat tetap dikuatkan menghadapi segala penyakitnya, supaya Bapak bisa merasakan menggendong cucu, supaya Bapak bisa mendampingi ketiga anaknya saat wisuda kelak, semoga Bapak yang hobi traveling bisa jalan-jalan bareng keluarganya, dan semoga kami sekeluarga dimampukan dari segi finansial untuk membiayai semua biaya pengobatan. Read more

#1000BooksForKids: Barney – Kereta Api Warna-Warni

Reading Friday yang diposting Saturday. :)))))

Sebelumnya #1000BooksForKids lainnya bisa dibaca di sini ya…

Kali ini saya mau share buku cerita anak yang palingggggg… disukai Luna. Saking sukanya buku ini sampe kumal dan covernya udah hampir lepas. Bukan karena dengan sengaja di sobek, tapi karena sering dibolak-balik, dibaca-baca, sampai dibawa tidur.

Book Review: Barney - Kereta Api Warna-Warni

“Barney: Kereta Api Warna-Warni”
Penerbit Tiga Serangkai
Penulis: Gayla Amaral
Ilustrator: Darrell Baker
Soft cover, 24 halaman

Read more

What Working Mother Want

What Working Mother Want

Lagi rame banget ya Working Mother vs Stay at Home Mother. Mau ikutan bikin rame juga ahh…. Tapi bukan ngomongin baik-buruknya. Itu kan urusan personal masing-masing orang.

Saya mau tulis tentang ini aja “What Working Mother Want”. Karena kami juga manusia, yang punya hati dan keinginan. *apaan sikk…* lol

1. Cuti melahirkan minimal 3 bulan, syukur-syukur bisa 6 bulan.

Kalau enggak salah, AIMI lagi mendorong pemerintah untuk mengesahkan cuti melahirkan 6 bulan kan ya… Demi suksesnya pemberian ASI eksklusif 6 bulan. Walaupun ada pro-kontra, termasuk dari kalangan wanita sendiri, saya sih mendukung 100%.

Ehh… enggak usah ngomongin cuti 6 bulan dulu deh. Masih ada juga loh, kantor-kantor yang cuma kasih cuti melahirkan 2 bulan. Hiksss…. :'(
Read more

#RawSmoothies: 2016 Healthy Resolution

2016 Healthy Resolution

Baca “Selasa Sehat” lainnya juga ya..

Ini masih kerasa suasana tahun baru, kan? Masih musim untuk menetapkan niat baik dan rencana di tahun ini.

Bagi saya, hidup lebih sehat selalu akan berada di daftar teratas. Setiap harinya. Meski akhir Desember kemarin, saya curi-curi kesempatan makan sebanyak mungkin dan makan yang instan sesekali. Hihi. (Alasan, alasan). Percayalah, senengnya cuma sebentar. Sisanya ngumpul jadi rasa bersalah, karena sebetulnya bakal lebih puas kalo badan diisi dengan bahan-bahan yang baik dan jelas asal-usulnya.

So now, it’s time to begin a new day with quality food, organic one, lots of greens, veggies, fruits, daily dose of young coconut water, do some exercises (walking, running, yoga, meditation, salsa, anything!) to keep your excellent body posture.

Plus, yang penting adalah gimana menjaga mood dan pikiran biar senantiasa positif dan jauh dari stress. Itu yang paling penting.

Read more

Memilih Sepatu Anak yang Aman dan Nyaman

Memilih Sepatu Anak yang Aman dan Nyaman

Mengamati perkembangan anak sejak bayi baru lahir sampai dia lepas balita itu sangatlah menyenangkan. Kagum rasanya, melihat dia yang dulu bayi tidak berdaya sekarang sudah ngoceh ceriwis banget. Saking excitednya, tidak lupa setiap momen perkembangan mereka diabadikan melalui foto, video, atau audio recording. Alasannya cuma satu, karena semua itu memorable.

Dari semua perkembangan anak, ada satu yang sangat saya nantikan, yaitu berjalan. Langkah demi langkah mereka menapakkan kaki di bumi, dan ini merupakan gerakan awalnya untuk menjadi sosok yang mandiri.

Saya masih ingat benar saat Luna bayi belajar berjalan. Dia termasuk anak yang kemampuan motoriknya lebih menonjol. Tidak pernah takut jatuh dan selalu bersemangat untuk berjalan lebih jauh lagi, lebih cepat lagi. Bahkan kalau sekarang, selalu berani untuk melompat dan memanjat lebih tinggi lagi.

Read more

#1000BooksForKids: Winnie The Pooh dan Gelembung Misterius

Holaa…

Ini children book review pertama di tahun 2016. Dan salah satu resolusi saya di tahun ini adalah… HARUS lebih rajin mbacain anak buku. Meski diakui banget yaa… pulang kerja itu capek, penginnya gegoleran. Tapi-tapi…, anak usia 2,5 tahun itu energinya luar biasa. Padahal seharian dia udah lari-larian di daycare, di rumah masih manjatin sofa trustiba-tiba nge-smackdown tubuh bapak-ibuknya. T____T

Nah, bacain buku itu dirasa bisa membuat dia agak lebih kalem dikit. Dia lumayan bisa duduk manis dan menyimak isi buku. Asalkan bukunya menarik buat dia.

Baca juga #1000BooksForKids lainnya, yuk..

Oke, jadi ini buku yang mau saya review:

Winnie The Pooh dan Gelembung Misterius
Penerbit Elex Media
Soft board book
12 halaman

Book Review: Winnie The Pooh dan Gelembung Misterius

Sukakk sama Pooh. Jadi saya sukak banget sama buku ini. *lalu enggak objektif* Hahaha…. Biarin. Read more